Analisis Kepemimpinan dan Inovasi Lembaga Pendidikan (Pengalaman Pondok Gontor VII Putra Sulawesi Tenggara)
Nama : Cucun Ekawati
Nim: 19010103010
Prodi : Manajemen Pendidikan Islam/ A
Semester : 3
Artikel ini berjudul "kepemimpinan dan inovasi lembaga pendidikan (pengalaman Pondok Gontor VII Putra Sulawesi Tenggara ). Artikel ini menceritakan tentang Bagaimana kepemimpinan dan inovasi apa saja yang dihasilkan oleh Pondok Gontor VII Putra Sulawesi Tenggara.
Penulisan artikel ini tujuannya adalah:
1. Bagaimanakah praktek kepemimpinan Kiay dan kualifikasi apa sajakah yang dibutuhkan oleh pemimpin pada Pondok Modern Gontor VII Putra Sulawesi Tenggara?
2. Nilai-Nilai apa sajakah yang mendukung praktek kepemimpinan dan manajemen Pondok Modern Gontor VII Putra Sulawesi Tenggara?
3. Apa saja inovasi-inovasi yang dihasilkan oleh Pondok Modern Gontor VII Putra Sulawesi Tenggara?
Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang kepemimpinan dan inovasi di Pondok Gontor VII putra sulawesi tenggara kita harus tahu dulu pengertian kepemimpinan dan inovasi pada dunia pendidikan. Kepemimpinan adalah suatu kemampuan dan proses mempengaruhi, membimbing, mengkoordinir, dan menggerakkan orang lain yang ada hubungannya dengan pengembangan ilmu pendidikan dan pelaksanaan kan pendidikan. inovasi merupakan sesuatu yang dihasilkan oleh orang-orang di dalam organisasi, baik itu pemimpin maupun bawahan dalam rangka memecahkan masalah-masalah organisasi.
Pondok pesantren ini merupakan cabang dari Pondok pesantren yang berada di Ponogoro, Jawa Timur yang merupakan salah satu pondok pesantren yang mampu melakukan akselerasi di tengah pesimisme atas lembaga pendidikan Islam baik itu Pesantren, Madrasah maupun Sekolah Islam lainnya.
Pondok pesantren ini didirikan pada 24 rabi'ul Tsuny 1423 atau 5 Juli 2002, sejak didirikannya pondok pesantren ini, Pesantren ini telah menjadi magnet pendidikan agama di Sulawesi Tenggara.
Seperti yang kita tahu sebagaimana lazimnya dalam tradisi pesantren secara umum kepemimpinan Kyai sebagai fitur Sentral sangatlah menentukan. walaupun sebagai Pesantren Modern Pesantren ini juga berupaya ya untuk melakukan pengelolaan pondok dengan memperhatikan kecenderungan yang muncul baik itu dari luar maupun dari dalam.
Dalam artikel ini ini juga menyadarkan kita bahwa Pesantren merupakan lembaga berbasis masyarakat yang tidak mendapatkan sebabkan pemerintah terutama dalam pembiayaan.
Bukan itu saja tetapi keunggulan-keunggulan yang di dimiliki oleh Pondok Gontor VII juga menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk menitipkan anak-anak mereka pada lembaga tersebut. Berikut beberapa keunggulan nya seperti dua kemampuan dua bahasa (bilinguan), kewirausahaan (entrepreneurship), kemandirian keuangan (chizanah), dan jaringan antar lembaga (nerworking).
Kepemimpinan dalam tradisi Pesantren terpusat pada Kyai, demikian juga dengan kepemimpinan pada Pondok Gontor VII Putra Kendari.
kepemimpinan Pondok Modern Gontor harus memenuhi 14 kualifikasi:
1. Ikhlas
2. Selalu mengambil inisiatif
3. Mampu membuat jaringan kerja dan memanfaatkannya.
4. Dapat dipercaya
5. Bekerja keras dan bersungguh-sungguh
6. Menguasai masalah dan dapat menyelesaikannya
7. Memiliki integritas tinggi
8. Memiliki nyali tinggi dan tidak takut resiko
9. Jujur dan terbuka
10. Siap berkorbn
11. Tegas
12. Cerdas dalam melihat, mendengar, mengevaluasi, menilai, memutuskan dan menyelesaikan
13. Mampu berkomunikasi
14. Baik dalam bermu'amalah Ma'a Allah dan Mu'amalah Ma'a An Nas
Nilai-nilai kepemimpinan yang ditanamkan oleh pemimpin pondok pesantren untuk menuju keberhasilan seperti saat ini:
1. Menerapkan kepemimpinan Panca jiwa.
2. Dukungan dari Ustadz, Pembina Santri, dan Santri.
3. Menguatkan karakter pondok pesantren.